CARA MUDAH RUQYAH MANDIRI
RUQYAH PENYAKIT PSIKIS BIPOLAR
CARA MENANGANI KESURUPAN
Ruqyah syari di bandung- Bismillah, Pernah mendengar orang kesurupan..??
“Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) gila.” (QS. Al Baqarah: 275)
“Sesungguhnya setan menyusup dalam diri manusia melalui aliran darah. Aku khawatir sekiranya setan itu menyusupkan kejelekan dalam hati kalian berdua.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 3281 dan Muslim no. 2175).
Yang kita bahas di sini kesurupan yg bukan pada saat di ruqyah / kesurupan yang sering di alami orang2 umum d luaran sana.
Apabila suatu saat kita di amanahi ALLAH di mintai tolong keluarga yg kesurupan maka lakukan tindakan yang tepat.
Cara penanganan
- Sebagai terapis/ Roqi harus tetap tenang meskipun pasiean dalam kondisi yg parah( ngamuk, teriak, dll)
- Tanyakan latar belakang dia kesurupan awalnya kenapa, bab psikis, fisik dll
- CEk ada benda2 yg di miliki dan menjadi potensi di sukai setan atau tindakan yg d lakukan ( jimat, isim patung2, wirid2, ritual2)
- jika ada benda2 isim/ jimat hancurkan dulu (bakar, potong dll)
- Tetap perhatikan Auratny tertutup, jika perempuan pkaikan kerudung/ mukenah ( beberapa kasus kesurupan kadang pake celana pendek baju2 minim)
- kmudian bacakan ayat2 ruqyah standar
- Amati reaksinya jangan sampai Roqi tertipu oleh jin kadang seolah2 sudah sadar( pencet bagian tubuh tertentu misal ujung jari2, leher,dll)
- Tolak setiap permintaan jin terhadap Roqi/ keluarga ( kopi, rokok, telor dll) bahkan jin nanti yg d minta bukan sekedar benda2, tetapi jin minta di bacakan ayat2/ surat Al Quran dengan dalih mau keluar, jgan pernah turuti permintaan baca apapun, kita bacakan ayat/surat yg lain.
- Buatkan air ruqyah, yg aga bnyak misal di galon, ember, dll
- minumkan air ruqyah, atau klo aga sulit sadar bisa d siram/ mandikan. tetapi aurat tetap d tutup mukena kerudung jgn di buka.
- jika tetap sulit sadar cek dari awal lagi, ada benda2 yg melakat d tubuhnya ga kalung, gelang, dll cek bab psikis juga ada kecewa, marah, sakit hati dll jika ada motivasi nasehati, meskipun dalam kesurupan tetep dengar perkataan kita,
- Terakir jika sudah sadar tanyakan kenapa sebab awal dia kesurupan, lalu smpaikan tentang materi Tazkiyyah, Ruqyah mandiri, ajak komitment berubah, taubat, tegakan aturan.
* barangbkali ada yang mau menambahkan
Wallahualm
Tlp/ wA
081320121351/
081223886192
Bbm 5B34E523
TENTANG RUQYAH SYAR'IYYAH
RUQYAH SYAR'I DI BANDUNG. RUQYAH SYAR’IYYAH, adalah upaya untuk terapi fisik atau psikis baik yang di sebabkan gangguan jin atau bukan, dengan membacakan ayat-ayat Al-Quran Al-Kariem dan doa doa sunnah, bacaan Al-Quran ?terutama pada ayat tertentu- yang dibaca dengan baik dan benar oleh orang yang shalih dan terjaga imannya.
Pengertian Ruqyah Ruqyah secara bahasa artinya jampi-jampi atau mantera. Ruqyah sacara syar’i adalah jampi-jampi atau matera yang dibacakan oleh seseorang untuk mengobati penyakit fisik/ psikis, atau yang terkena ganguan jin atau sihir atau untuk perlindungan dan lain sebagainya dengan hanya menggunakan ayat-ayat Al-quran dan atau doa-doa yang bersumber dari hadist-hadist dari Rarulullah shallallahu’alaihi wassalam dan atau doa-doa yang bisa dipahami maknanya selama tidak mengandung kesyirikan. Ruqyah merupakan salah satu metode pengobatan yang telah dikenal sejak lama, bahkan sebelum nabi Muhammad -shalallahu ‘alaihi wassallam- diutus.
Ruqyah secara umum terbagi menjadi 2 macam; Ruqyah Syar’iyyah yang diperbolehkan oleh syar’iah islam yaitu terapi ruqyah yang seperti diajarkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam.
Ruqyah Syirkiyyah yang tidak diperbolehkan oleh sya’iah islam. Yaitu ruqyah dengan menggunakan bahasa-bahasa yang tidak dipahami maknanya atau ruqyah yang mengandung unsur-unsur kesyirikan bahkan mencampur adukan dengan berbagai metode yang salah, seperti tenaga dalam, pernafasan, jimat2 rajah, di tranfer ke binatang dll
Dalil Ruqyah
“Dan kami turunkan dari Al Qur’an sesuatu yang menjadi obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian”. (TQS. Al Isra (17): 82).
“Katakanlah: Al Qur’an itu adalah petunjuk dan obat bagi orang-orang beriman.” (QS Fushilat: 44).
“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada…”(QS. Yunus : 57).
“Wahai Muhammad apakah engkau mengeluh rasa sakit?” Beliau menjawab, “Ya!” Kemudian Jibril (meruqyahnya), “Bismillahi arqika, min kulli syai’in yu’dzika, min syarri kulli nafsin au ‘aini hasidin, Allahu yasyfika, bismillahi arqika” (“Dengan nama Allah aku meruqyahmu, dari segala hal yang menyakitimu, dan dari kejahatan segala jiwa manusia atau mata pendengki, semoga Allah menyembuhkan kamu, dengan nama Allah saya meruqyahmu”). (HR. Muslim).
Shahabat yang mulia Abu Sa‘id Al-Khudri rahimahullahu berkata: “Sejumlah shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pergi dalam sebuah safar (perjalanan) yang mereka tempuh, hingga mereka singgah di sebuah kampung Arab. Mereka kemudian meminta penduduk kampung tersebut agar menjamu mereka, namun penduduk kampung itu menolak. Tak lama setelah itu, kepala suku dari kampung tersebut tersengat binatang berbisa. Penduduknya pun mengupayakan segala cara pengobatan, namun tidak sedikit pun yang memberikan manfaat untuk kesembuhan pemimpin mereka. Sebagian mereka berkata kepada yang lain: “Seandainya kalian mendatangi rombongan yang tadi singgah di tempat kalian, mungkin saja ada di antara mereka punya obat (yang bisa menghilangkan sakit yang diderita pemimpin kita).” Penduduk kampung itu pun mendatangi rombongan shahabat Rasulullah yang tengah beristirahat tersebut, seraya berkata: “Wahai sekelompok orang, pemimpin kami disengat binatang berbisa. Kami telah mengupayakan berbagai cara untuk menyembuhkan sakitnya, namun tidak satu pun yang bermanfaat. Apakah salah seorang dari kalian ada yang memiliki obat?” Salah seorang shahabat berkata: “Iya, demi Allah, aku bisa meruqyah. Akan tetapi, demi Allah, tadi kami minta dijamu namun kalian enggan untuk menjamu kami. Maka aku tidak akan melakukan ruqyah untuk kalian hingga kalian bersedia memberikan imbalan kepada kami.” Mereka pun bersepakat untuk memberikan sekawanan kambing sebagai upah dari ruqyah yang akan dilakukan. Shahabat itu pun pergi untuk meruqyah pemimpin kampung tersebut. Mulailah ia meniup disertai sedikit meludah dan membaca: “Alhamdulillah rabbil ‘alamin” (Surah Al-Fatihah). Sampai akhirnya pemimpin tersebut seakan-akan terlepas dari ikatan yang mengekangnya. Ia pun pergi berjalan, tidak ada lagi rasa sakit (yang membuatnya membolak-balikkan tubuhnya di tempat tidur). Penduduk kampung itu lalu memberikan imbalan sebagaimana telah disepakati sebelumnya. Sebagian shahabat berkata: “Bagilah kambing itu.” Namun shahabat yang meruqyah berkata: “Jangan kita lakukan hal itu, sampai kita menghadap Rasulullah SAW, lalu kita ceritakan kejadiannya, dan kita tunggu apa yang beliau perintahkan.” Mereka pun menghadap Rasulullah SAW, lalu mengisahkan apa yang telah terjadi. Beliau bertanya kepada shahabat yang melakukan ruqyah: “Dari mana engkau tahu bahwa Al-Fatihah itu bisa dibaca untuk meruqyah? Kalian benar, bagilah kambing itu dan berikanlah bagian untukku bersama kalian.” Diriwayatkan Al-Imam Al-Bukhari rahimahullahu dalam kitab Shahih-nya no. 5749, kitab Ath-Thibb, bab An-Nafats fir Ruqyah. Diriwayatkan pula oleh Al-Imam Muslim rahimahullahu dalam Shahih-nya no. 5697 kitab As-Salam, bab Jawazu Akhdzil Ujrah ‘alar Ruqyah.
Dari Auf bin Malik Al-Asyja’i, dia berkata : “Dahulu kami melakukan ruqyah di masa jahiliyah. Lalu kami bertanya: ‘Wahai Rasulullah bagaimana pendapatmu tentang hal itu?’ Beliau menjawab: ‘Tunjukkan kepadaku ruqyah-ruqyah kalian. Ruqyah-ruqyah itu tidak mengapa dilakukan selama tidak mengandung syirik’.” (HR. Muslim No.2200, Abu Daud, Ibnu Hibban, Ath-Thabraniy, Al-Hakim dan Al-Baihaqi).
Dari Aisyah: Apabila Rasulullah SAW sakit, beliau tiupkan pada dirinya surat-surat mu’awwidzaat (Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Nas) dan beliau usapkan dengan tangannya. Maka tatkala beliau sakit yang menyebabkan beliau meninggal, kutiupkan pula kepadanya surat-surat Mu’awwidzat dan kusapukan tangannya ke tubuhnya. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Dalam Islam ditemukan beberapa dalil yang membolehkan penggunaan ruqyah sebagai pengobatan penyakit. Seluruh ulama sepakat bahwa jenis ruqyah yang disebutkan dalam hadits (terapi Ruqyah Syar’iyyah) maka mengamalkannya adalah sunnah. Sedangkan ruqyah yang berbau syirik (Ruqyah Syikiyyah), seperti dengan menyebut nama seorang wali untuk menyembuhkan gangguan jin, atau dengan menggunakan hal-hal yang tak ada tuntunannya dalam syariat adalah terlarang dan haram hukumnya.
Namun realita yang terjadi di dalam kehidupan ummat islam, di samping metode ruqyah yang diajarkan Rasulullah -shalallahu ‘alaihi wassallam- dalam hadits-hadits beliau, ada juga metode ruqyah yang merupakan hasil kreasi sebagian orang yang dianggap ahli agama (kiai, atau ustadz). Inilah yang menjadi persoalan. Banyak ruqyah hasil kreasi itu terasa janggal, bahkan menyebutkan beberapa nama yang tak dimengerti. Satu contoh metode ruqyah yang dilakukan seorang kiyai yaitu dengan mengucapkan beberapa kalimat dengan hitungan tertentu dan disertai puasa tujuh hari, dan di malam harinya yang bersangkutan harus melaksanakan shalat hajat. Perbuatan semacam ini jelas tak ada petunjuknya di masa Rasulullah -shalallahu ‘alaihi wassallam-, sehingga dapat digolongkan ke dalam bid’ah (terapi ruqyah yang tidak Islami), ruqyah seperti ini termasuk yang dilarang dalam syari’at islam. Dari mana ia bisa menentukan bacaan tersebut, serta jumlah dan syarat puasanya. Bukankah puasa merupakan ibadah yang hanya boleh ditentukan oleh Allah dan Rasul-Nya?
Oleh karenanya, kaum muslimin yang menjaga tauhid jangan terpengaruh dengan cara-cara ruqyah bid’ah semacam ini, dan senantiasa mengamalkan apa yang diajarkan Rasulullah -shalallahu ‘alaihi wassallam- saja. Lagi pula bisa jadi kalaupun ruqyah itu membuahkan hasil dengan hilangnya penyakit atau perginya jin dari tubuh orang yang kesurupan, maka itu hanyalah permainan jin semata, agar banyak orang yang terjebak ke dalam bid’ah semacam ini.
Pendapat Ulama tentang Ruqyah
Imam Nawawi berkata: “Ruqyah dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan dengan do’a-do’a yang telah diajarkan oleh Rasulullah -shalallahu ‘alaihi wassallam- adalah sesuatu hal yang tidak terlarang. Bahkan itu adalah perbuatan yang disunnahkan. Telah dikabarkan para ulama bahwa mereka telah bersepakat (ijma’) bahwa ruqyah dibolehkan apabila bacaannya terdiri dari ayat-ayat Al-Qur’an atau do’a-do’a yang diajarkan oleh Rasulullah -shalallahu ‘alaihi wassallam-.” (Shahih Muslim bisyarhi An-Nawawi : 14/341)
Penyembuhan suatu Penyakit Dengan Pembacaan Ayat-ayat SUCI AL-QUR’AN DAN DOA DOA YANG SYAR’I (Syaikh Muhammad Al-tamimi)
RUQYAH SYAR’IYYAH Adalah Doa Perlindungan/Pencegahan Bagi Orang Sakit Dengan Membaca Ayat-ayat Al-qur’an Al-karim .Asama-asama Alloh Dan Sifat-sifatnya Serta Doa’doa Syari’ah Dengan Bahasa Arab Atau Doa’doa Yang Tak Berbahasa Arab Yang Difahami Maknanya Dengan Hembusan Nafas Untuk Menghilangkan Penderitaan Dan Penyakit ( Al-Jurany fi kitab Al-Ruqyah Syar’iyyah wa al Sunnah Nabawiyyah)
Syaikh Hafizh Bin Ahmad Hakami MENEGASKAN Ruqyah Yang Terlarang Adalah Ruqyah Yang Tidak Terdiri Dari Al-qur’an Dan As Sunnah Dan Tidak Berbahasa Arab.Ruqyah Seperti Itu Termasuk Bacaan Untuk Mendekatkan Diri Kepada Syetan.Sebagaimana Yang Dilakukan Oleh Para Dukun Dan Tukang Sihir.Bacaan Seperti Itu Juga Banyak Di Jumpai Dalm Kitab-kitab Mantra Dan Rajah .Seperti Yang Tidapat Dalam Kita Samsul Maa’rif Dan Syamsul Anwar. Hal Itu Merupakan Upaya Musuh Ilslam Untuk Merusak Umat Islam,padahal Sebenarnya Islam Bersih Dari Segala Macam Hal Sperti Itu.
TLP / WA
081320121351
08122886192
ATLET YANG DI SIHIR
Ruqyah syar'i di bandung. Kemaren meruqyah atlet pon jawa barat yang di istirahatkan oleh pelatihnya karena sakit jantung koroner, darah tinggi, padahal secara usia baru 20 tahun secara fisik gagah, sehat.
Ketika di cek dokter terdeteksi penyakit jantung koroner, darah tinggi, sesuatu hal yang aneh usia 20 tahun tapi penyakitnya mirip orang usia 45an, padahal makanan di kontrol, olahraga juga pekerjaanya, pas sesi diagnosa seblum ruqyah kemungkinan ada gangguan sihir marid( sihir penyakit) ternyata ketika d ruqyah baru juga d bacakan al fatihah sudah reaksi, ternyata benar indikasi sihir kemungkinan dari lawan di ajang PON nanti.
Ternyata sihir sudah masuk ke semua kalangan baik atlet, pengusaha, karyawan, dll.
Pelajaran apapun profesi kita jaga Tauhidnya, ibadahnya, akhlaqny, senantiasa menegakan amalan yaumiah baik yang wajib atau yang sunnah. Wallahu'alam
Tlp/ WA 081320121351
MACAM MACAM SIHIR !!!!!!
waspadalah !
apakah anda pernah merasakan gejala sihir ini Macam-macam sihir
Jika kita mau melihat dan menkaji, dan mengambil pelajaram dari Al Quran dan Hadits-hadits Sahih serta tingkah laku manusia maka kita akan mendapatai bahwa sihir itu bermacam-macam, ringkasnya seperti berikut :
1. Sihir Tafriq (memisahkan seseorang dengan istrinya)
2. Sihir Mahabbah (sihir cinta)
3. Sihir takhyil (berkhayal)
4. Sihir Junun (kegilaan)
5. Sihir khumul (stress)
6. Sihir hawatif (mimpi buruk dan suara tanpa rupa)
7. Sihir marodh (sakit/penyakit)
8. Sihir Nazif (pendarahan)
9. Sihir ta’thil zawaj (menghalangi pernikahan)
Penjelasan singkatnya seperti ini :
1. Sihir Tafriq (memisahkan seseorang dengan istrinya)
a. Dalil dari al Quran (QS al Baqoroh : 102)
Artinya : “ maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang suami dan isterinya”
b. Dalil dari Sunnah
c. Definisi sihir tafriq :
Adalah perbuatan sihir yang dimaksudkan untuk memisahkan antara suami istri atau untuk menghembuskan rasa tidak suka diantara dua orang yang bersahabat atau diantara >dua orang yang menjalin suatu perjanjian.
d. Sebab-sebab tejadinya sihir tafriq:
e. Macam-macamnya:
- Memisahkan seseorang dengan ibunya, ayahnya, saudaranya, temannya dan tetangganya.
- Memisahkan dua orang yang menjalin akd dalam hubungan sihir.
- Macam yang paling berbahaya adalah memisahkan atau mencaraikan abtara suami dan istri.
f. Tanda-tandanya :
- terjadi pertubahan yang drastis, yang semula mencintai kemudian membenci dan munculnya keraguan diantara keduanya.
- Membesarnya sebab-sebab perselisihan meskipun hanya pada hal-hal yang sepele
- Berubahnya perangan suami dimata istrinya, dan berubahnya peangan istri dimata suaminya, sehingga seorang suami melihat istrinya dalam rupa yang jelek dan demikian pula sebaliknya.
- Orang yang terkena sihir menjadi tidak suka terhadap setiap perbuatan yang dilakukan oleh orang lain, demikin juga tempat dimana dia duduk disitu.
g. Bagaimana terjadinya:
Seseorang yang menyihir itu biasanya mengambil nama orang yang akan disihirnya dan nama ibunya, demikian juga dia mengambil benda-benda yang menempel pada tubuhnya atau sesuatu yang dipakainya seperti rambut, baju, dan saputanganya. Apabila dengan cara ini tidak berhasil, maka dia akan menggunakan cara lain yaitu dengan meniupkan sihirnya kedalam air kemudian dia berupaya agar orang yang akan disihirnya itu melangkah diatas air tersbut atau agar air yang sudah ditiup dengan sihirnya itu diletakan dalam makanan dan minumanya.
h. Terapi dan pengobatanya: Akan dibahas dalam bab terapi dan penyembuhan dari gangguan sihir.
2. Sihir Mahabbah (sihir cinta)
a. Dalilnya: alhadits Artinya :
“dari Abdullah bin mas’ud, ia berkata: ”saya mendengar Rasulullah AW bersabda: “ sesungguhnya ar-ruqo (jampi-jampi), tamaim (jimat-jimat), dan tiwalah (pengasihan) itu adalah syirik”.
Ar-ruqo yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah segala macam jampi/mantra selain ayat-ayat alqur’an atai doa dan dzikir yang sahih dan disyariatkan. Sebagaimana hadits Nabi SAW :
“tidak mengapa (menggunakan) ruqyah (doa-doa) selama tidak ada syirik didalamya”
b. Tanda-tandanya:
- Rasa ketertarikan dan cinta yang berlebihan hingga tidak sabar lagi untuk menahanya.
- Rasa senang yang terlalu hingga menyebabkan keinginan untuk memperbanyak jimak (hubungan sexual).
- Rasa kerinduan yang mengebu-gebu untuk melihat wanita dan segala keinginanya.
c. Sebab-sebabnya:
- Munculnya konflik antara suami istri
- Ambisi seorang wanita mencintai suaminya secara berlebihan hingga membahayakan dirinya.
- Ambisi wanita terhadap harta suaminya, meskipun ia sudah kaya.
- Kekhawatiran seorang waita terhadap suaminya apabila kawin lagi.
d. Bagaimana terjadinya terjadi sihir mahabbah itu:
e. Sihir mahabbah dapat berbalik pengaruhnya
- Kadang-kadang sihir mahabah itu bisa berbalik menjadi sihir kebencian, sehingga seseorang menjadi benci kepad semua wanita, termasuk istrinya, dan terkadang sampai menceraikanya.
- Kadang-kadang suami bisa sakit disebabkan karenanya, karena bisa jadi mengandung barang-barang najis
- Kadang-kadang pada tingkat tertentu, seseorang dapat membenci semua wanita, termasuk ibunya sendiri, saudara perempuanya, bibinya, dan wanita lainya.
3. Sihir Takhyil
a. Dalilnya : QS al araf : 115 – 122 dan QS Toha : 65-66
b. Tanda-tanda sihir takhyil:
- Hal-hal yang sebenarnya dibalikan (dengan sihir) sehingga seseorang malihat sesuatu yang sangat kecil manjadi besar, dan sebaliknya.
- Sesuatu yang diam terlihat bergerak-gerakdan sesuatu yang bergerak terlihat diam, sebagaiman diceritaka dalam ayat diatas.
c. Bagaimana sihir takhyil terjadi :
d. Cara membatalkan (menghilangkan) sihir takhyil Sangat mudah, yaitu denga membaca ayat-ayat pengusir syaitan secara umum seperti: membaca ayat kursi, adza, dzikir-dzikir pengusir syaitan, mambaca basmalah. Hal itu dapat dilakukan jika yang membacanya dalam kondisi telah berwudhu.
4. Sihir Junun (kegilaan)
a. Dalilnya Dari kharijah bin as Sholt dari pamanya, sesungguny ia (pamanya) datang kepada Nabi saw untuk masuk islam, kemudian ia kembali pulang. Ketika melewati suatu kaum, ditengah-tengah mereka terdapat seseorang gila dan diikat dengan besi, keluarganya berkata: “sesungguhnya kita ingin menyampaikan suatu berita bahwa temanmu (Muhamad saw) telah datang dengan membawa berita (wahyu), apakah kalian memeili sesuat yang dapat mengobati?” maka aku meruqyahnya dengan surat al fatihah, sehingga ia sembuh lalu memberiku hadiah berupa 100 ekor kambing, kemudian aku datang kepada Nabi SAW memberitakan hal ini kepadanya. Nabi bertanya : “ apakah kamu membaca selain ini (al fatihah) ?”, aku berkata “tidak”. Nabi bersabda : “ ambilah 100 ekor kambing itu. Sungguh celaka apabila seorang makan dari ruqyah yang bathil (syirik), dan sungguh beruntung engkau karena engkau makan dari ruqyah yang haq (benar). Dalam riwayat lain dikatakan: kemudian dia meruqyah orang itu dengan surat al fatihah selama tiga hari, pagi dan sore, setiap selesai membacanya dia kumpulkan ludahnya lalu meniupkanya (kepada yang sakit).
b. Tanda-tanda sihir junun (gila) :
- Lari (keluar dari rumah), pikiranya linglung dan pelupa berat
- Berbicara tidak teratur
- Matanya terbelalak, memandang kemana-mana
- Tidak bisa diam dan tenang disuatu tempat dan tidak bisa diam melakukan aktifitas tertentu
- Tidak peduli pada penampilanya
- Pada kondisi yang parah, tiba-tiba ia bangkit, tidak tau entah kemana akan pergi bahkan terkadang ia tertidur di tempat-tempat terpencil.
c. Bagaiman sihir junun (gila) ini terjadi: Sihir itu dimasukan oleh tukang sihir kedalam tubuh korban dan menguasai otaknya, hingga ia menekan sel-sel otak yang berfungsi untuk berfikir dan mengingat atau memalingkan fikiran orang tersebut, dengan hal-hal yang diketahui oleh Allah SWT. Ketika tulah muncul tanda-tanda diatas.
5. Sihir Khumul (stress)
> a. Tanda-tanda Sihir khumul (stress) :
- Suka menyendiri
- Mengisolir diri secara penuh dan tidak mau bergaul denga orang lain
- Selalu diam
- Hilang ingatan
- Pusing terus menerus
- Diam dan tenang
b. Proses terjadinya : Sihir ini dilakukan oleh seorang tukang sihir denga mengirimkan jin kepada korbanya dan memerintahkanya untuk menguasai akal pikiranya sehingga si korban akan menyendiri dan menjauh dari orang banyak. kemudian jin itu melakukan perintah si tukang sihir sesuai dengan kemampuanya sehingga akan muncul tanda-tanda pada si korban dengan kuat atau lemahnya jin tersebut.
6. Sihir Hawatif (mimpi atau suara tanpa rupa)
a. Tanda-tanda sihir hawatif :
- Mimpi-mimpi yang menakutkan
- Melihat dalam mimpinya seakan-akan ada orang yang memangggilnya
- Mendengar suara-suara yang berbicara denganya dalam kondisi sadar, tetapi ia tidak melihat seorang pun
- Merasa was-was yang berlebihan
- Merasa ragu terhadap teman-teman dan shabat
- Melihat dalam mimpinya seakan-akan dian jatuh dai tempat yang tinggi
- Melihat binatang-binatang mengusirnya ketika sedang tidur
b. Bagaimana Sihir Hawatif itu terjadi? Seorang tukang sihir biasanya mengirimkan jin dan memeberikan tugas utnk mengganggun orangtersebut ketika sedang tisur atau dalam kondisi terjaga. Mungkin dengan bentuk binatang-binatang buas atau suara orag-orang telah dikenal orang yang sakit atau dengan suara-suara aneh
di susun ( team klinik ruqyah bandung )
TLP/ WA ; 081320121351
DI CINTAI JIN

Ruqyah syar'i di bandung.
Pernahkah mendengar di CINTAI JIN??beberapa saat yang lalu pernah di datangi seorang laki2 usia 24an mengeluhkan kemalasan yg luar biasa, ga mau bersosialisasi, ga ada ketertarikan sama lawan jenis, ketika di tanya suka sejenis ga?? dia jawab normal
sesi diagnosa dia terindikasi d cintai jin. karna klo sudah di kamar kostnya bisa sehari ga keluar2, ketika berkaca bisa ber jam2, di kamar mandi jg sangat lama, ibadah sangat malas, mudah sedih ga jelas....ga tertarik lawan jenis, kemudian sesi tazkiyyah di lanjut sesi terapi ternyata dia reaksi yg sangat lebay dengan mengatakan dia cinta ke anak ini..lalu di nasehati di ajak bertaubat dan ahirnya terus di bacakan ayat2 ruqyah dan di perintahkan keluar.....alhmdllh ruqyah selesai...
catatan
indikasi ini banyak terjadi di sekitar kita, coba cek ibadahnya gmn,? cek adab2 ketika tidur, ke kamar mandi, berkaca dll wallahu'alm
tlp/WA 081320121351