Tampilkan postingan dengan label ruqyah tumor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ruqyah tumor. Tampilkan semua postingan

RUQYAH TUMOR USUS



Ruqyah Syar'iyyah. Meruqyah seorang ibu2 yang menderita tumor usus dan sudah di angkat tumornya dengan oprasi, pada saat sampai di rumahnya ibu ini hanya berbaring, sambil menahan kesakitan di area perut dan pinggang.

Kemudian sang ibu berusaha duduk dengan menahan rasa sakit, saya mengatakan ga perlu duduk jika sakit boleh berbaring saja ternyata ibu keukeuh mau duduk, lalu berceritalah kronologi sebelum sakit dan sesudah sakit, saya menangkap sebuah keyakinan bahwa sakitnya di curigai terkena Sihir dan sang suami juga mendukung keyakinanya.

Lalu saya tanyakan apakah ada yang mengganggu batin ibu berkaitan dengan kesedihan, kemarahan, atau jengkel, yang mungkin dengan orang tua, suami, keluarga atau orang lain.

Ternyata sang ibu menangis.......
Lalu ibu ini menyebut mamahnya, dan menceritakan masalahnya panjang lebar.

Setelah saya simpulkan ibu ini dominan di masalah psikisnya, bukan karena sihir seperti yang di yakini selama ini malah kemungkinan ibu terindikasi Ain hasad.
konflik dengan orang tuanya lebih tepatnya mamahnya merongrong psikis nya sehingga fisiknya sakit sakitan.

Kemudian kita Nasehati panjang lebar, terkait cara pandang terhadap sebuah masalah, terutama kepada mamahnya, lalu belajar Ridho kepada mamah nya karena se tidak cocok apapun atau seburuk apapun orang tua apalagi dengan mamah kita tetap harus berbakti, berlaku baik, ga boleh membenci, apalagi dendam.

Lanjut dengan Terapi nya, Kita ajak bertaubat, lalu Ridho dengan yg sudah terjadi, mendoakan orang tua, memafkan orang tua lalu di bacakan Ruqyah.
Selesai ruqyah kurang lebih 30 menit masyaAllah di tanya sakit nya hilang tidak terasa, bahkan ketika saya pamit pulang ibu mampu berdiri mangantarkan saya kedepan.

#Hikmah
Penyakit itu bisa jadi berawal dari masalah psikis, emosi, cara pandang serta sikap terhadap suatu masalah yang tidak tepat, bukan semata mata gangguan jin sihir. Penyakit karena gangguan jin / sihir memang ada, tetapi persentasenya sedikit.

Maka konsen kita dalam terapi fokusnya pada konseling bukan semata mata ngurusin jin dan jun, karena rata rata penyakit atau masalah hidup itu berawal dari cara pandang dan sikap yang tidak tepat. Baik cara pandang terhadap Takdir, terhadap sakit itu sendiri, atau terhadap yang lain.
Dalam konseling yang kita tekankan adalah pensucian jiwa karena banyak sekali yang bermasalah di bab cara pandang sehingga menumpuk jadi kotoran jiwa, menumpuk jadi endapan emosi negativ. Jika ada kotoran jiwa berkaitan dengan seorang ibu, maka ini butuh di pahami di luruskan bahwa kita tidak layak membenci, sakit hati, dengan seorang ibu. Jika ada endapan emosi negativ berkaitan dengan seorang ibu maka butuh di rilis, di sucikan dari jiwanya supaya tidak menjadi pemicu sebuah masalah / penyakit.


Barakallahu fiikum

Bandung
Abi Edy

WA : 081320121351